You're here: My Music Blogging » Musik Indonesia » Article: Drive Malas Lip Sync
Aksi lip sync saat manggung masih kerap diperlihatkan oleh sederet artis musik di Indonesia, terutama saat mereka tampil dalam acara musik di tv. Kalau sudah begitu, biasanya yang dicurigai sebagai penyebab adalah ketidaksiapan dari si artis untuk bisa tampil live. Padahal belum tentu itu satu-satunya penyebab. Bisa jadi ada hal lain.
Drive, misalnya. Grup baru penembang Tak Berbalas yang beranggotakan Budi (gitar), Adi (drum), Dygo (bas), dan Anji (vokal) itu, seperti dikutip Sembarang.com, berani bilang kalau mereka malas lip sync. “Sebenarnya kita gak pengen banget (lip sync), soalnya manggung itu adalah pembuktian kami akan hasil karya yang kami buat. Tapi memang sih kalau melihat beberapa stasiun televisi itu kadang kan mereka berhubungan sama broadcast dan fasilitas tempat diadakan acara, ya udah lip sync,” ujar Anji.
Pokoknya, untuk tampil live, “Kita siap banget,” kata Adi, sang drummer.
Kalau sudah begini, masih ada yang tetap maksa mereka tampil lip sync? Itu sih keterlaluan!
Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.
cURL error 52: Empty reply from server
Ikuti diskusi Ada 4 komentar untuk artikel ini.
new man
Lip sync memang sangat membingungkan. Disatu sisi kita ingin mendengar dan melihat performa asli dari penyanyi tapi di satu sisi tuntutan dari stasiun televisi yang ingin memudahkan saja. Saya sebagai pencinta musik sangat tidak nyaman dengan penyanyi/ band yang melakukan hal tersebut apalagi bila sudah mempunyai nama besar. Se “ngefans” apapun seorang penggemar tapi kalo penampilan dengan lip sync pasti menjadi tanya besar “seberapa kemampuan penyanyi tersebut?” dalam olah vokal. Kalau cuma alasan kesiapan alat atau permintaan stasiun televisi, yah mending tak perlu menghilangkan selera musik penggemar dengan melihat penyanyi yang cuma “buka mulut doang”. mirip tong kosong gitu.
June 22nd, 2007 at 1:05 am
bondan
Agak sedikit membingungkan dalam kasus ini. Lip sync di panggung menurut orang televisi bisa bikin mereka nekan budget.so, Klo suatu band ingin mempertahankan idealisme mereka, they can just say “NO” to the offer. Tapi sang artis juga butuh media sebagai tempat promosi karya mereka, n televisi merupakan media yang sangat efektif untuk itu. Jadi klo gw bilang ini bagaikan buah simalakama.
ideal-nya, televisi mengeluarkan effort lebih (dana) untuk menyediakan live performance (not lip sync) sehingga artis akan perform maksimal dan penonton benar terpuaskan dengan penampilan “jujur” artis/band-nya.
-it just an opinion, the truth is out there-
July 19th, 2007 at 3:19 pm
Firza Ilhami
seandainya saya nonton band kesukaan saya namun lip sync, mending si ga nonton aja sekalian. Denger langsung aja cd/kasetnya dirumah sambil joget-joget sendiri, lebih puas dan asik…
July 23rd, 2007 at 4:41 pm
Yogi
Hehehe, sama kaya’ band produsernya, sama2 ga mau lip sync :)
October 19th, 2007 at 4:00 pm