← Kembali ke halaman depan

Drive Malas Lip Sync

Aksi lip sync saat manggung masih kerap diperlihatkan oleh sederet artis musik di Indonesia, terutama saat mereka tampil dalam acara musik di tv. Kalau sudah begitu, biasanya yang dicurigai sebagai penyebab adalah ketidaksiapan dari si artis untuk bisa tampil live. Padahal belum tentu itu satu-satunya penyebab. Bisa jadi ada hal lain.

Drive, misalnya. Grup baru penembang Tak Berbalas yang beranggotakan Budi (gitar), Adi (drum), Dygo (bas), dan Anji (vokal) itu, seperti dikutip Sembarang.com, berani bilang kalau mereka malas lip sync. “Sebenarnya kita gak pengen banget (lip sync), soalnya manggung itu adalah pembuktian kami akan hasil karya yang kami buat. Tapi memang sih kalau melihat beberapa stasiun televisi itu kadang kan mereka berhubungan sama broadcast dan fasilitas tempat diadakan acara, ya udah lip sync,” ujar Anji.

Pokoknya, untuk tampil live, “Kita siap banget,” kata Adi, sang drummer.

Kalau sudah begini, masih ada yang tetap maksa mereka tampil lip sync? Itu sih keterlaluan!

Ikuti diskusi Ada 4 komentar untuk artikel ini.

  1. new man

    Lip sync memang sangat membingungkan. Disatu sisi kita ingin mendengar dan melihat performa asli dari penyanyi tapi di satu sisi tuntutan dari stasiun televisi yang ingin memudahkan saja. Saya sebagai pencinta musik sangat tidak nyaman dengan penyanyi/ band yang melakukan hal tersebut apalagi bila sudah mempunyai nama besar. Se “ngefans” apapun seorang penggemar tapi kalo penampilan dengan lip sync pasti menjadi tanya besar “seberapa kemampuan penyanyi tersebut?” dalam olah vokal. Kalau cuma alasan kesiapan alat atau permintaan stasiun televisi, yah mending tak perlu menghilangkan selera musik penggemar dengan melihat penyanyi yang cuma “buka mulut doang”. mirip tong kosong gitu.

    June 22nd, 2007 at 1:05 am

  2. bondan

    Agak sedikit membingungkan dalam kasus ini. Lip sync di panggung menurut orang televisi bisa bikin mereka nekan budget.so, Klo suatu band ingin mempertahankan idealisme mereka, they can just say “NO” to the offer. Tapi sang artis juga butuh media sebagai tempat promosi karya mereka, n televisi merupakan media yang sangat efektif untuk itu. Jadi klo gw bilang ini bagaikan buah simalakama.

    ideal-nya, televisi mengeluarkan effort lebih (dana) untuk menyediakan live performance (not lip sync) sehingga artis akan perform maksimal dan penonton benar terpuaskan dengan penampilan “jujur” artis/band-nya.

    -it just an opinion, the truth is out there-

    July 19th, 2007 at 3:19 pm

  3. Firza Ilhami

    seandainya saya nonton band kesukaan saya namun lip sync, mending si ga nonton aja sekalian. Denger langsung aja cd/kasetnya dirumah sambil joget-joget sendiri, lebih puas dan asik…

    July 23rd, 2007 at 4:41 pm

  4. Yogi

    Hehehe, sama kaya’ band produsernya, sama2 ga mau lip sync :)

    October 19th, 2007 at 4:00 pm

Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.

Berita Asia Blogging

Kolom Asia Blogging

Our channels and feeds

  • Business Channel (7 blogs)
  • City Channel (26 blogs)
  • Film Channel (10 blogs)
  • Health Channel (6 blogs)
  • Sport Channel (6 blogs)
  • Media Channel (6 blogs)
  • Lifestyle Channel (4 blogs)
  • Hobby Channel (4 blogs)
  • Science Channel (8 blogs)
  • Music Channel (3 blogs)
  • Tech Channel (10 blogs)
  • Tips Channel (4 blogs)
  • Travel Channel (9 blogs)
  • Writing Channel (5 blogs)