You're here: My Music Blogging » Musik Indonesia » Article: Piyu Tidak Suka Lagu Padi Dijual Ketengan
Bisnis jualan lagu yang dijual per satuan alias ketengan dengan harga sekian ribu rupiah belakangan ini semakin marak saja. Ada yang menjajakannya via toko khusus, ada pula yang mencoba menawarkannya lewat jalur lain. Pihak label rekaman juga mulai melirik bisnis baru tersebut. Tapi sepertinya tidak semua setuju dengan hal itu. Salah satunya adalah Piyu, gitaris Padi.
“Secara prinsip aku gak suka. Karena kita menjual album. Ada urutannya, ada ceritanya. Jadi, kita gak mau,” tegas Piyu saat ketemu saya di Surabaya belum lama ini.
Meskipun begitu, “Memang kita gak bisa nolak ya. Teknologi itu berkembang tapi selama kita bisa negosiasi ya kita lakukan negosiasi,” lanjutnya.
Trus, kalau yang ngejualnya itu perusahaan rekamannya langsung gimana? “Masalahnya, kita belum pernah membicarakannya tapi sama label kan dijual begitu. Secara prinsip, kalau aku ditawari, mau gak? Gak,” kata pentolan dari grup yang bakal ngeluarin album baru dalam waktu dekat ini.
Jadi, beneran gak mau nih?
Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.
Ikuti diskusi Satu komentar untuk artikel ini.
fojan
ya mngkin lebih baik klo para musisi nge buat album atau hit single, baik ny lewat intrnet aj…
ke munkinan untuk d bajak atau jual ketengan lebih rumit..
ya, tp resiko ny bnyk yg gak tau nanti ny klo band trsbut ud ngeluarin album ataw hit single…
September 7th, 2008 at 1:54 pm