You're here: My Music Blogging » Musik Indonesia » Article: Wisata Konser Musik
Konser musik dan wisata, adakah hubungannya? Di negara kita mungkin masih kurang terlihat hubungan erat keduanya padahal seharusnya ada. Bahkan di berbagai negara lain, hubungan keduanya tampak sangat erat.
Lihat saja Singapura, misalnya. Dalam berbagai promosi pariwisatanya di media cetak, seringkali disertakan juga informasi jadwal konser penyanyi atau grup besar di negara tersebut. Dan selama ini juga banyak diberitakan bahwa tidak sedikit warga negara Indonesia bela-belain cabut ke Singapura hanya khusus untuk menonton konser musik artis idolanya.
Bagaimana dengan di negara kita? Konser musik penyanyi solo maupun band papan atas manca negara tergolong cukup sering digelar di sini. Bahkan untuk acara musik yang menghadirkan banyak artis terkenal sekaligus juga cukup rutin dilakukan. Tapi, adakah usaha pihak penyelenggara untuk menjadikan acaranya sebagai salah satu penarik wisatawan dari luar negeri? Bagaimana juga dengan pihak pemerintah? Beberapa acara musik tahunan seperti Java Jazz Festival, JakJazz, dan Soundrenaline seharusnya bisa dijadikan sebagai salah satu daya tarik pariwisata, sebagai wisata konser musik. Namun, cobalah tengok situs web dari masing-masing acara tersebut, adakah informasi soal paket perjalanan bagi wisatawan yang berminat dengan konser musik yang mereka selenggarakan? Yang ada informasi semacam itu hanya di situsnya Java Jazz Festival, itu pun informasinya tergolong sekedarnya.
Coba tengok juga situs web dari para promotor musik dalam negeri, seperti Java Musikindo dan Original Production. Dan tengok pula situs web dari Departemen Kebudayaan dan Pariwisata. Apakah ada ajakan untuk berwisata nonton konser musiknya para artis terkenal? Apakah ada tawaran paket perjalanan khusus yang lengkap dengan transportasi, akomodasi, sekaligus tiket nonton? Tidak ada.
Hebatnya, tanpa dilengkapi informasi paket perjalanan bagi wisatawan, ada lho promotor yang sampai menerima penghargaan khusus dari pemerintah daerah setempat karena dianggap “memajukan pariwisata melalui bidang musik yang sering digelar.” Ajaib memang!
Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.
A feed could not be found at http://3gweek.net/feed/
A feed could not be found at http://feeds.feedburner.com/transjogja
Ikuti diskusi Ada 2 komentar untuk artikel ini.
ders
semuanya pengen cepet kaya,,,,,,
gak peduli sama orang lain,,
yang penting dia senang ,,
orang lain belakangan
December 15th, 2007 at 12:51 am
ekison
kapan nih sum 41 ke indonesia….
December 17th, 2007 at 8:42 am