You're here: My Music Blogging » Musik Indonesia » Article: Lagu untuk Palang Pintu Kereta Api
Lagi buru-buru ke suatu tempat, tiba-tiba di depan, palang pintu lintasan kereta api mulai menutup berbarengan dengan suara sirene pertanda sebentar lagi akan ada rangkaian kereta apa yang lewat. Sesaat kemudian terdengar suara perempuan yang mulai berbicara soal bahaya melewati perlintasan kereta api dan mengingatkan agar bersabar menunggu. Suara itu akan berkumandang terus-menerus hingga kereta api lewat dan palang pintu dibuka kembali.
Apakah kamu pernah mengalami situasi seperti itu? Bosan dan bete mendengar suara tersebut? Kalau saya sih iya sekali. Apalagi jika jalanan sedang macet dan kebetulan kereta api yang ditunggu-tunggu tidak lewat-lewat. Sungguh sangat tidak nyaman mendengarkan peringatan yang bernada menggurui seperti itu terus-menerus.
Okelah, tujuan pihak PT Kereta Api menyetel rekaman peringatan itu memang sangat baik, yaitu agar jangan menyeberang rel menjelang kereta lewat agar tidak tertabrak. Tapi, kalau materinya membosankan, bisa-bisa orang bukan jadi sabar menunggu malah ingin cepat-cepat tancap gas.
Saya sempat membayangkan, seandainya suara peringatan tadi diganti dengan lagu mungkin bakal beda suasananya. Tentunya bukan dengan asal menyetel lagu. Pastinya juga lagunya harus tergolong enak didengar dan masih cukup sesuai dengan tujuan agar orang sabar menunggu hingga kereta api lewat barulah melintasi rel. Kira-kira ada tidak ya lagu yang memenuhi kriteria itu?
Saat ini, lagu yang menurut saya paling cocok adalah Tak Bisakah milik grup Peterpan. Coba simak lirik bagian refrain-nya berikut ini:
Tak Bisakah kau menungguku Hingga nanti tetap menunggu Tak Bisakah kau menuntunku Menemani dalam hidupku
Bagaimana? Setuju? Atau kamu punya pilihan lagu lain yang lebih cocok?
Eh, siapa tahu hal ini bisa jadi lahan bisnis baru bagi PT. Kereta Api dan perusahaan rekaman… :)
FOTO: Benny Chandra.
Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.
cURL error 52: Empty reply from server
Ikuti diskusi Ada 2 komentar untuk artikel ini.
Anis
Lagu Ruang Rindu-nya Letto mungkin cocok buat yg lagi nunggu kereta lewat.
“Kau datang dan pergi.. oh begitu saja. Semua kuterima apa adanya..”.
:-)
October 22nd, 2007 at 4:59 pm
Wiwit
mas mungkin itu ide gila mas, suara cewk itu adalah undang2, tolong hargai , gmn rakyat mau baik, sebuah keputusan dari wakil rakyat aja tidak di hormati
December 31st, 2008 at 5:06 pm