You're here: My Music Blogging » Musik Indonesia » Article: Jangan Beli Album Repackage!
Hingga saat ini nampaknya tren merilis album berbandrol repackage masih terus berlangsung di dunia bisnis musik Indonesia. Lihatlah, belum lama ini setidaknya ada dua lagi album repackage dari dua grup musik Indonesia yang dilempar ke pasar.
Album repackage biasanya merupakan album yang isi atau materi di dalamnya terdiri dari lagu-lagu di album lama / sebelumnya ditambah satu atau dua lagu baru sebagai bonus. Kalau ada yang menyebut hal ini sebenarnya merupakan akal-akalan bisnis, sepertinya memang tak terbantahkan lagi. Meskipun ada yang beralasan kalau tindakan tersebut dilakukan untuk menaikkan lagi angka penjualan album sebelumnya yang dianggap kurang sesuai target atau pihak penyanyinya yang belum siap dengan stok lagu-lagu baru, yang pasti kehadiran album repackage terbilang menjengkelkan dan merugikan jika dilihat dari dari sisi pembeli album asli. Kenapa begitu?
Bayangkan saja, penggemar yang sudah membeli album non-repackage harus mengeluarkan uang dengan jumlah sama lagi jika tertarik memiliki album repackage yang hanya ada tambahan satu atau dua lagu baru. Masih mendingan kalau ada opsi upgrade seperti yang biasanya diterapkan dalam penjualan software di mana pengguna yang sudah memiliki software versi sebelumnya dapat membeli versi terbaru dengan harga upgrade yang lebih murah daripada versi terbaru lengkap.
Sudah saatnya perilaku merilis album repackage jangan dibiarkan berjaya menjadi sebuah hobi dan trik bisnis demi mengeruk keuntungan semata. Di satu sisi, para penyanyi terus berteriak agar jangan beli album bajakan sementara di sisi lain pembeli album asli seperti dipermainkan dengan semakin sering dirilisnya album repackage.
Sudah saatnya permainan album repackage dihentikan karena sudah memuakkan. Tetaplah jangan beli album bajakan, tapi juga jangan beli album repackage!
Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.
Ikuti diskusi Ada 11 komentar untuk artikel ini.
Jangan Beli Album Repackage! » Benny Chandra dot com
[…] Jangan Beli Album Repackage!: Ya, sudah saatnya ‘hobi’ merilis album repackage yang ‘mengotori’ dunia bisnis musik Indonesia dihentikan! Tega benar para artis musik dan label rekaman ‘mempermainkan’ mereka yang sudah beli album non-repackage. Huh! […]
April 3rd, 2008 at 3:01 pm
Irwin
jangan beli album sekalian aja :) belinya satu lagu satu lagu via internet
April 3rd, 2008 at 4:40 pm
Jay
Karena di Indonesia tidak tenar istilah jualan Single dalam format Audio CD ataupun kaset yang isinya hanya sampai 2 lagu (CDS) atau sampai 4 lagu (CDM), atau mini album (sampai 6 lagu).
Di luar negeri Single dijual sebagai bahan promo sebelum album official diluncurkan, atau sering juga setelah album rilis, dikeluarkan single-nya (misal dengan aransemen yang berbeda, atau rekaman live untuk satu-dua lagu tertentu saja)
April 3rd, 2008 at 5:39 pm
Benny Chandra
Irwin, gak semua kan dijual di itunes…
Jay, kalo gak salah dulu sempat ada satu dua artis Indo yg mencoba merilis single tapi dijual dengan harga mendekati harga full album. Jadinya gak laku :)
April 3rd, 2008 at 7:52 pm
paydjo
kalo suruh beli online kayaknya 68% masih nyari bajakannya. gw pernah ngobrol ama teman soal jual beli musik online, malah ditanya.
” emang kalo beli lagu yang asli di internet, ntar pas di puter keluar suara: ini asli bukan bajakan “
April 4th, 2008 at 5:01 pm
Tom_Marillio
semua berpulang kpd kita sbg pembeli/konsumen. mau pintar/bodoh ‘depend on us’. kl dikaji lbh jauh, apa sih yg bisa ditawarkan o/ musik indonesia. semua hanyalah pengulangan (recycle) baik itu syair ataupun komposisi musiknya. skr lg trend syair selingkuh, ya…semua ikut-ikutan. ttg repackage, itulah sebenar-benarnya industri musik indonesia. hanya segelintir major label yg punya taring. utk saat ini, jgn bicara ttg mutu musik indonesia, tp beresin dl tingkah laku pebisnis major label. thx
April 7th, 2008 at 2:01 pm
Patrick
Mas Tom_Marillio, komentar Anda terlalu mengeneralisasi musik Indonesia. Tidak semua artis/musik Indonesia yang masuk ke dalam ciri-ciri yang disebutkan mas tersebut.
Masih banyak artis/band Indonesia yang tidak mainstream yang mempunyai kualitas musik yang istimewa bahkan bisa lebih bagus dari artis luar. Sayangnya kurang mendapat cover-up yang bagus di media.
Saya percaya sekali mutu musik Indonesia masih ada yang berkualitas tinggi memang masih bisa dihitung dengan jari, tapi at least masih ada lah.
April 11th, 2008 at 3:16 pm
Hargailah Pembeli Album Asli! — Musik Indonesia
[…] berikut ini. Penggemar yang sudah membeli album asli coba ‘diperdaya’ dengan tawaran album repackage yang dirilis tidak lama kemudian, penggemar yang sudah membeli album asli disuguhi berbagai iklan […]
April 21st, 2008 at 5:54 pm
MaIDeN
Kalau ada 8 lagu bagus yang saya suka yang tersebar pada 8 album berbeda, trus mereka jual 8 lagu kesukaan saya tersebut dalam satu album plus 2 lagu baru…..
… hmmm akal sehat saya lebih memilih membeli album repackage tersebut ..
Cuman orang idiot yang nggak mau beli album repackage dalam kasus saya diatas.
April 28th, 2008 at 5:43 pm
Benny Chandra
MaIDeN, kalau itu biasa dinamakan album “The Best”, bukan “repackage”… :)
April 30th, 2008 at 1:47 pm
genial
“…setidaknya ada dua lagi album repackage dari dua grup musik Indonesia yang dilempar ke pasar.”
nah… pan baru dua om… gmn dengan perbandingan album bajagan??? ya itulah trik dan intrik dunia bisnis… mau gk mau kita akan sering merasa muak… entah karena munculnya album2 serupa atau bahkan ‘piracy’…
semuanya lahan yang subur untuk pundi2 pelaku bisnis sontoloyo itu!
cheers!
November 6th, 2008 at 6:39 pm