You're here: My Music Blogging » Musik Indonesia » Article: Artis Musik Indonesia Tetap Berjaya di JJF 2009
Boleh saja Axis Jakarta International Java Jazz Festival 2009 di hari pertama kemarin (6/3) diwarnai oleh penampilan artis mancanegara macam Jason Mraz, Dianne Reeves, Matt Bianco, Eliane Elias, dan New York Voices namun artis musik Indonesia yang ada juga tidak kalah pamornya dalam menarik minat para penonton.
Lihat saja ketika artis musik tanah air macam Tangga, Afgan, Dimi, Humania, Funk Section, dan Dewa Bujana tampil. Para penonton tidak kalah antusias memadati pertunjukan para artis musik Indonesia itu. Sebut saja ketika Afgan disusul Humania tampil di ruang Cendrawasih 1 dan 2 yang cukup besar itu, penonton sampai meluber ke luar.
Di sisi lain, para artis tanah air juga tidak kalah antusias. Di ujung pertunjukkannya Afgan bahkan sempat memberikan ‘bonus’ dengan menyanyikan sepotong bait lagu dangdut Pandangan Pertama yang disambut meriah penonton. Humania yang dulu pernah tampil di Java Jazz Festival (JJF) 2005, kemarin hadir kembali dengan menyuguhkan lagu-lagu hits mereka macam Jelita dan Terserah juga lagu dari bakal album baru grup yang dikomandani oleh Eki Puradiredja dan Heru Singgih itu.
Kembali artis musik Indonesia membuktikan mereka mampu bersaing dengan artis musik mancanegara dalam menarik minat penonton Java Jazz Festival.
Bagaimana dengan hari kedua? Hari ini yang akan tampil di antaranya ada Glenn Fredly, Ran, Soulvibe, Ecoutez, Chaseiro, Syaharani, Tohpati, Dewa Bujana, Aksan Sjuman, Pandji, Nina Tamam, dan Donny Suhendra.
Hidup musik Indonesia!
Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.
cURL error 52: Empty reply from server
Ikuti diskusi Ada 3 komentar untuk artikel ini.
beatheaven » Blog Archive » » Artis Musik Indonesia Tetap Berjaya di JJF 2009 ~ Blog Archive …
[…] more: » Artis Musik Indonesia Tetap Berjaya di JJF 2009 ~ Blog Archive … March 7th, 2009 in Sekilas Musik | tags: archive, benny, benny-chandra, channel, indonesia, […]
March 8th, 2009 at 5:11 am
ika
Bandung 5 april 2001, Ricky (Vocal), Tana (Gitar), Ali (Bass), Agay (Drum) mambentuk sebuah band dengan aliran music pop-progresive, awal terbentuk dengan nama band Cupido. komunitas satu visi dan misi serta kecocokan akan jenis aliran musik memberikan influence dan warna bagi jenis music yang kami bawakan,lagu kami sempat menghiasi chat indie di radio-radio bandung, dan sempat mengisi berbagai acara di berbagai kota.
Seiring berjalannya waktu pergantian personil membuat Cupido vakum untuk beberapa bulan,masih dimotori oleh sang guitaris tana membangun kembali bendera Cupido yang pernah berkibar namun cupido berganti nama menjadi kita.perekrutan kembali sang vocalis membuat kita tidak memakan waktu cukup lama untuk membuat karya, Ricky (Vocal) dan Tana (Gitar) mencoba untuk tetap mengusung jenis aliran musik yang sama dan sedikit memasukan unsur brith secara tidak langsung kita mencoba mamberikan khasanah familier dan easy listening untuk seluruh pecinta music indonesia. Sebuah ajang festival band di tahun 2006 merupakan salah satu apresiasi kita untuk memperkenalkan jenis musik yang kita usung, dengan bantuan auditional player bass dan drum, kita masuk nominasi dengan seleksi para juri yang ketat dan mendapatkan energy positif dari masyarakat Ardan Fm ( 250 Band ) Oz Fm (225 Band), 99ners(235 Band) alhamduliah kita masuk 10 besar dengan hasil request terbanyak.ini merupakan langkah baru untuk lebih melebarkan sayap dalam ruang lingkup nasional. Dipertengahan tahun 2006 kita mencoba menawarkan beberapa demo lagu ke Sony BMG. Rupanya tuhan mendengar dan melihat perjuangan yang kita lakukan. Berkat usaha dan do’a pada akhirnya mendapat respon yang baik dari pihak Sony BMG .18-april-2007 kita menandatangani kontrak dengan Sony BMG untuk masuk dalam album kompilasi Most Sensational Band dengan lagu bila nanti yang menurut Bpk. Jan Djuhana selaku a&r Sony BMG catching dan cocok untuk masuk dalam album kompilasi tersebut. Dan Kita merupakan group band pertama yang mendapat tawaran untuk masuk dalam album kompilasi tersebut.
Di penghujung tahun 2007 pihak label mengharuskan kita berganti nama band.dengan berbagai bahan pertimbangan akhirnya januari 2008 tlah resmi KITA berganti nama menjadi TINTA.. Singkat cerita TINTA dengan format baru Tana ( Guitar) Adhin ( Vocal ) Iqbal ( Drum ) Golex ( Bass ) punggawa dari group band TINTA menyatukan satu visi dan misi untuk bisa mencoba memberikan karya yang easy listening agar bisa dinikmati oleh semua kalangan..tana salah satu motor sekaligus pendiri group band ini mencoba membuat karya yang beda dengan group band yang sebelumnya juga pernah berkibar di khasanah musik bandung khususnya. lagu dari TINTA yang berjudul Sudah Saatnya dan Tentang Perasaaanku yang apik dibawakan dan di balut oleh karakter vocal yang khas membuat salah satu karya ini jadi lebih soft dan terdengar syahdu sebagai pesan untuk menyampaikan isi hati kepada seseorang.
Dengan hadirnya kami mungkin bisa menambah perbendaharaan band-band pop di scene musik indonesia umumnya dan dapat memperkenalkan band kami dalam dunia musik.
Akan tetapi kami tidak mau mengklaim musik kami dengan jenis musik apa yang terpenting adalah kami dapat memperkenalkan musik yang dibawakan oleh kami.dan dapat diterima oleh para pecinta musik indonesia.
Powered lirik lagu kami banyak terilhami oleh pengalaman pribadi dan Tana sang composer mencoba mengangkat kisah tersebut ke dalam sebuah karya agar lebih terkesan bercerita kepada seluruh pendengar bahwa ini yang pernah kami rasakan suka-duka menjalani kisah hidup yang tak kan selamanya indah.seperti yang diceritakan dalam salah satu lagu yang berjudul Jalan Hidup.
Tanpa mengesampingkan maknanya Tinta adalah zat suatu warna untuk itulah kami mengambil nama tersebut
Semoga Tinta dapat memberikan warna baru dikancah musik tanah air.
Tinta adalah lambang kebersamaan toleransi, saling menghargai, estetika kehidupan, curahan hati,tertulis diatas hitam-putihnya harapan.
May 4th, 2009 at 4:47 am
edwin
Bandung 5 april 2001, Ricky (Vocal), Tana (Gitar), Ali (Bass), Agay (Drum) mambentuk sebuah band dengan aliran music pop-progresive, awal terbentuk dengan nama band Cupido. komunitas satu visi dan misi serta kecocokan akan jenis aliran musik memberikan influence dan warna bagi jenis music yang kami bawakan,lagu kami sempat menghiasi chat indie di radio-radio bandung, dan sempat mengisi berbagai acara di berbagai kota.
Seiring berjalannya waktu pergantian personil membuat Cupido vakum untuk beberapa bulan,masih dimotori oleh sang guitaris tana membangun kembali bendera Cupido yang pernah berkibar namun cupido berganti nama menjadi kita.perekrutan kembali sang vocalis membuat kita tidak memakan waktu cukup lama untuk membuat karya, Ricky (Vocal) dan Tana (Gitar) mencoba untuk tetap mengusung jenis aliran musik yang sama dan sedikit memasukan unsur brith secara tidak langsung kita mencoba mamberikan khasanah familier dan easy listening untuk seluruh pecinta music indonesia. Sebuah ajang festival band di tahun 2006 merupakan salah satu apresiasi kita untuk memperkenalkan jenis musik yang kita usung, dengan bantuan auditional player bass dan drum, kita masuk nominasi dengan seleksi para juri yang ketat dan mendapatkan energy positif dari masyarakat Ardan Fm ( 250 Band ) Oz Fm (225 Band), 99ners(235 Band) alhamduliah kita masuk 10 besar dengan hasil request terbanyak.ini merupakan langkah baru untuk lebih melebarkan sayap dalam ruang lingkup nasional. Dipertengahan tahun 2006 kita mencoba menawarkan beberapa demo lagu ke Sony BMG. Rupanya tuhan mendengar dan melihat perjuangan yang kita lakukan. Berkat usaha dan do’a pada akhirnya mendapat respon yang baik dari pihak Sony BMG .18-april-2007 kita menandatangani kontrak dengan Sony BMG untuk masuk dalam album kompilasi Most Sensational Band dengan lagu bila nanti yang menurut Bpk. Jan Djuhana selaku a&r Sony BMG catching dan cocok untuk masuk dalam album kompilasi tersebut. Dan Kita merupakan group band pertama yang mendapat tawaran untuk masuk dalam album kompilasi tersebut.
Di penghujung tahun 2007 pihak label mengharuskan kita berganti nama band.dengan berbagai bahan pertimbangan akhirnya januari 2008 tlah resmi KITA berganti nama menjadi TINTA.. Singkat cerita TINTA dengan format baru Tana ( Guitar) Adhin ( Vocal ) Iqbal ( Drum ) Golex ( Bass ) punggawa dari group band TINTA menyatukan satu visi dan misi untuk bisa mencoba memberikan karya yang easy listening agar bisa dinikmati oleh semua kalangan..tana salah satu motor sekaligus pendiri group band ini mencoba membuat karya yang beda dengan group band yang sebelumnya juga pernah berkibar di khasanah musik bandung khususnya. lagu dari TINTA yang berjudul Sudah Saatnya dan Tentang Perasaaanku yang apik dibawakan dan di balut oleh karakter vocal yang khas membuat salah satu karya ini jadi lebih soft dan terdengar syahdu sebagai pesan untuk menyampaikan isi hati kepada seseorang.
Dengan hadirnya kami mungkin bisa menambah perbendaharaan band-band pop di scene musik indonesia umumnya dan dapat memperkenalkan band kami dalam dunia musik.
Akan tetapi kami tidak mau mengklaim musik kami dengan jenis musik apa yang terpenting adalah kami dapat memperkenalkan musik yang dibawakan oleh kami.dan dapat diterima oleh para pecinta musik indonesia.
Powered lirik lagu kami banyak terilhami oleh pengalaman pribadi dan Tana sang composer mencoba mengangkat kisah tersebut ke dalam sebuah karya agar lebih terkesan bercerita kepada seluruh pendengar bahwa ini yang pernah kami rasakan suka-duka menjalani kisah hidup yang tak kan selamanya indah.seperti yang diceritakan dalam salah satu lagu yang berjudul Jalan Hidup.
Tanpa mengesampingkan maknanya Tinta adalah zat suatu warna untuk itulah kami mengambil nama tersebut
Semoga Tinta dapat memberikan warna baru dikancah musik tanah air.
Tinta adalah lambang kebersamaan toleransi, saling menghargai, estetika kehidupan, curahan hati,tertulis diatas hitam-putihnya harapan.
May 4th, 2009 at 4:50 am