You're here: My Music Blogging » Musik Indonesia » Article: Slank Tetap Nge-Rock di Java Jazz Festival 2009
Setelah sempat agak diragukan kepastiannya, akhirnya Slank betulan manggung di Axis Jakarta International Java Jazz Festival 2009 pada hari terakhir, Minggu 8 Maret 2009. Yang jadi pertanyaan besar, apakah Slank jadi nge-jazz di acara musik akbar tahunan yang lebih dikenal dengan nama Java Jazz Festival (JJF) itu?

Meskipun didukung oleh sederet musisi jazz mancanegara macam Michael Paulo, Ron King, dan Tony Monaco, namun agak susah mencari sisi jazz pada penampilan Slank di Hall B Jakarta Convention Center sore hari itu.
Lihat saja. Begitu muncul di atas panggung, Slank langsung menggebrak dengan tembang Ngangkang. Kaka, sang vokalis, juga tidak sungkan-sungkan langsung tampil bertelanjang dada seperti dalam konser-konser Slank biasanya.
Penonton yang merapat di depan panggung seperti tidak ada masalah dengan hal itu. Meskipun tanpa kibaran bendera Slank di antara penonton seperti biasanya, sambutan meriah penonton tetap membahana di Hall B menikmati lagu-lagu yang dibawakan Slank dalam balutan irama rock yang cukup kental menghentak.

Suasana pun semakin panas ketika sedang mengusung lagu Gossip Jalanan, tiba-tiba Kaka turun dari panggung dan berlari ke arah area khusus kamera video milik panitia yang terletak di tengah penonton. Para penonton bersorak-sorak heboh melihat aksi Kaka yang sempat merepotkan panitia bagian keamanan itu.
Penampilan Slank di JJF 2009 memang disambut meriah, namun dari segi jumlah penonton tergolong kurang banyak untuk ukuran sebuah band besar sekondang Slank. Hall B yang berukuran paling besar di antara ruangan lain di JCC terlihat hanya terisi separuh. Bandingkan saat Maliq N D’Essential tampil di tempat dan hari yang sama beberapa jam kemudian.
Walaupun baru muncul selepas tengah malam, molor satu jam lebih dari jadwal semula yang pukul 23.05 WIB, namun para penggemar Maliq N D’Essential sabar menunggu. Mereka memadati Hall B hingga ke setiap sudut sehingga untuk berjalan pun jadi agak susah. Begitu kelompok musik yang sangat digemari para pecinta pop jazz itu tampil di atas panggung, teriakan histeris penonton langsung membahana.

Melihat lebih ramainya jumlah penonton pada pertunjukan Maliq N D’Essential ketimbang Slank di JJF 2009, bisa jadi ada sejumlah faktor penyebabnya. Misalnya, soal jam pertunjukannya. Slank dipasang pada jam pertunjukan sore hari sementara Maliq N D’Essential pada tengah malam.
Atau mungkin inilah namanya “lain ladang lain belalang, lain lubuk lain ikannya” He he he… :)
Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.
cURL error 52: Empty reply from server
Ikuti diskusi Satu komentar untuk artikel ini.
sulenkisme
slank tetap is the best…PLUR
August 9th, 2009 at 7:51 pm